Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

 

Apa itu impotensi?

Impotensi adalah suatu kondisi yang secara konsisten mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi, atau kemampuan mencapai ejakulasi. Ini adalah bentuk disfungsi ereksi (DE).

 

 penyebab impotensi

Ada beberapa faktor penyebab impotensi. Ini termasuk gangguan emosional dan fisik.

Juga dicatat bahwa pria dengan pendidikan lebih sedikit cenderung mengalami impotensi, mungkin karena mereka memiliki gaya hidup sehat rata-rata. Impotensi sering memiliki dampak negatif pada kehidupan seks, dan dapat menyebabkan stres tambahan, depresi, dan rendahnya harga diri. Memahami penyebab potensial yang paling umum dapat membantu seseorang mengidentifikasi mengapa mereka mungkin mengalami kondisi tersebut, seperti:

 

Penyakit(Penyakit Endokrin)

Sistem endrokrin tubuh mengasilkan hormon yang mengatur metabolisme, fungsi seksual, reproduksi, mood, dan banyak lagi. Diabetes adalah contoh penyakit endokrin yang bisa menyebabkan seseorang mengalami impotensi. Diabetes dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memanfaatkan hormon insulin. Salah satu efek samping yang terkait dengan diabetes kronis adalah gangguan aliran darah dan kadar hormon. Kedua faktor ini dapat menyebabkan impotensi.

 

Gaya hidup

Untuk mencapai ereksi, seseorang harus terlebih dahulu melalui apa yang dikenal sebagai fase kegembiraan. Fase ini bisa menjadi respon emosional. Jika seseorang memiliki gangguan emosional, hal ini mempengaruhi kemampuan mereka untuk menjadi bersemangat secara seksual

Depresi dan kecemasan dikaitkan dengan peningkatan risiko impotensi. Depresi adalah perasaan sedih, kehilangan harapan, atau tidak berdaya. Kelelahan yang berhubungan dengan depresi juga bisa menyebabkan impotensi.

 

Kecemasan kinerja bisa menjadi penyebab lain impotensi. Jika seseorang tidak mampu mencapai ereksi di masa lalu, dia mungkin takut dia tidak akan bisa mencapai ereksi di masa depan. Seseorang mungkin juga menemukan bahwa dia tidak dapat mencapai ereksi dengan pasangan tertentu. Seseorang yang mengalami disfungsi ereksi yang disebabkan oleh kecemasan mungkit dapat mengalami ereksi penuh pada saat melakukan mastrubasi bahkan saat tidur, tetapi dia tidak bisa mempertahankan ereksi selama melakukan hubungan seksual.

 

 

Penyalahgunaan obat-obatan seperti kokain dan amfetamin juga bisa menyebabkan impotensi. Penyalahgunaan alkohol dan alkoholisme dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi juga. Temui dokter Anda jika Anda menduga bahwa Anda mungkin memiliki masalah penyalahgunaan zat. Hubungi segera dokter anda, untuk mengetahi kemungkinan anda terkena disfungsi ereksi. Klinik Apollo 021-62303060, anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami secara Gratis


Joomla SEF URLs by Artio