Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

 

Apa itu Vulvitis? Apa anda pernah mendengarnya?

Vulvitis bukanlah penyakit, namun lebih mengacu pada pembengkakan lipatan lembut kulit di bagian luar alat kelamin wanita, vulva. Iritasi bisa disebabkan oleh infeksi, reaksi alergi, atau luka. Kulit vulva sangat rentan terhadap iritasi karena kelembaban dan kehangatannya.

 radang vulva

Siapa yang bisa terkena vulvitis?

Setiap wanita dari segala umur bisa terkena vulvitis. Anak perempuan yang belum mencapai usia pubertas atau wanita pasca menopause kemungkinan berisiko mengalami vulvitis. Tingkat esterogen yang lebih rendah dapat membuat mereka lebih rentan terhadap kondisi ini akibat jaringan vulva pengering yang lebih tipis.

 

Apa yang dapat menyebabkan kondisi ini terjadi?

Vulvitis dapat disebabkan oleh banyak faktor atau iritasi, termasuk:

  1. Penggunaan tisu toilet berwarna atau wangi.
  2. Alergi terhadap sabun atau busa sabun yang digunakan untuk membersihkan area genital.
  3. Gunakan semprotan atau douching vagina.
  4. Iritasi terhadap kolam berenang terklorinasi atau air bak mandi yang panas.
  5. Alergi terhadap pembalut.
  6. Mengenakan pakian sintetis.
  7. Mengenakan baju renang yang basah untuk waktu yang lama.
  8. Infeksi jamur dan bakteri termasuk kutu kelamin dan kudis.
  9. Herpes.
  10. Kondisi kulit seperti eksim atau dermatitis.

 

Apa saja gejala vulvitis?

Gejala vulvitis meliputi:

  • Rasa gatal yang ekstrem dan konstan.
  • Sensasi terbakar di daerah vulva.
  • Pelepasan vagina.
  • Retak kecil pada kulit vulva.
  • Kemerahan dan bengkak pada vulva dan bibir vagian.
  • Bercak putih pada vulva.

Gejala vulvitis juga bisa menunjukkan kelainan atau penyakit lain pada alat kelamin jika anda mengalami gejala-gejala ini, segera lakukan konsultasi dengan dokter.

 

Bagaimana vulvitis didiagnosa?

Dokter akan memulai dengan memberikan pertanyaan tentang riwayat medis dan melakukan pemeriksaan panggul penuh, mencari kemerahan, lecet atau pun yang mengindikasikan vulva. dokter juga mungkin akan memeriksa keputihan anda yang bisa dites untuk infeksi.

Dokter juga memeriksa Infeksi Menular Seksual(IMS) dan menggunakan beberapa sample urin untuk analisa guna mengetahui penyebab iritasi alat kelamin yang lebih serius.

 

Pencegahan Vulvitis

Dapatkan vulvitis dicegah?

Wanita dapat melakukan beberapa tindakan untuk mencegah vulvitis. Ini termasuk menggunakan produk pembersih yang lembut dan tidak diberi noda di area genital, dan benar-benar mengeringkan alat kelamin setelah mandi. Hal ini juga dianjurkan untuk menghindari penggunaan produk feminin fragranced. Mengenakan pakaian dalam katun yang longgar dapat membantu mencegah vulvitis.

Jika anda mengalami radang vulva atau vulvitis segera lakukan pengobatan sedini mungkin, untuk mengurangi indikasi lain anda terkena penyakit akibat komplikasi dari vulvitis.

Apabila anda ingin melakukan pengobatan, kami sarankan untuk melakukan pengobatan dengan Klinik Apollo, Klinik Spesialis Kulit dan Penyakit Kelamin yang ada di Jakarta. Klinik yang memberikan pelayanan medis secara terbaik dan sangat menjaga kerahasiaan pasien juga memiliki dokter serta alat medis yang sangat terjamin kemampuannya. Jika anda butuh informasi lebih lanjut silahkan hubungi Klinik Apollo 021-62303060/081315186262


Joomla SEF URLs by Artio