Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

13 Penyebab Sering Buang Air Kecil

Penyebab sering buang air kecil dapat dipengaruhi oleh berbagai hal. Kebanyakan orang biasanya buang air kecil empat hingga delapan kali sehari. Perlu pergi lebih dari delapan kali sehari atau bangun di malam hari untuk pergi ke kamar mandi lebih dari sekali di malam hari dianggap sering buang air kecil. Meskipun kandung kemih sering dapat menampung sebanyak 600 ml urin (sekitar 2 ½ gelas), keinginan untuk buang air kecil biasanya dirasakan ketika kandung kemih mengandung sekitar 150 ml urin (lebih dari ½ gelas).

Ada dua cara berbeda untuk sering buang air kecil:

  • Baik sebagai peningkatan volume total urin yang diproduksi (buang air kecil berlebihan, atau poliuria) atau
  • Disfungsi dalam penyimpanan dan pengosongan urin.

 

>>> Bagaimana cara pengobatan sering buang air kecil? [klik disini berkonsultasi] <<<

Apa penyebab sering buang air kecil?

1. Infeksi saluran kemih (ISK) atau infeksi kandung kemih: Lapisan uretra (tabung yang membawa urin dari kandung kemih keluar dari tubuh) dan kandung kemih menjadi meradang dan teriritasi karena produk sampingan infeksi (darah, sel darah putih, bakteri) . Iritasi dinding kandung kemih ini menyebabkan keinginan untuk sering mengosongkan kandung kemih. Jumlah urin selama setiap pengosongan seringkali lebih kecil dari jumlah biasanya.

2. Diabetes mellitus dan diabetes insipidus: Gejala awal dari diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat sering berkemih, karena tubuh berusaha membersihkan diri dari glukosa yang tidak terpakai (gula darah) melalui urin. Diabetes juga dapat merusak saraf yang mengontrol kandung kemih, menyebabkan sering buang air kecil dan kesulitan mengendalikan kandung kemih Anda

3. Penggunaan diuretik: Obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau penumpukan cairan bekerja di ginjal dan membersihkan kelebihan cairan dari tubuh, menyebabkan sering buang air kecil.

4. Masalah prostat: Prostat yang membesar (benign prostatic hyperplasia, atau BPH) dapat menekan uretra dan menghalangi aliran urine, menyebabkan dinding kandung kemih menjadi teriritasi. Kandung kemih berkontraksi walaupun mengandung sedikit urine, menyebabkan buang air kecil lebih sering.

5. Kehamilan: Perubahan hormon dan rahim yang tumbuh memberikan tekanan pada kandung kemih menyebabkan sering buang air kecil, bahkan pada minggu-minggu awal kehamilan. Trauma akibat persalinan pervaginam juga dapat menyebabkan kerusakan pada uretra.

6. Inkontinensia stres: Kondisi ini sebagian besar terjadi pada wanita. Pelepasan urin yang tidak disengaja selama aktivitas fisik, seperti berlari, batuk, bersin, dan bahkan tertawa adalah karakteristik dari inkontinensia stres.

7. Sistitis interstitial: Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit di daerah kandung kemih dan panggul, sering menyebabkan sering buang air kecil.

8. Stroke atau penyakit neurologis lainnya: Kerusakan saraf yang memasok kandung kemih dapat menyebabkan masalah dengan fungsi kandung kemih, termasuk sering dan tiba-tiba dorongan untuk buang air kecil.

9. Multiple sclerosis (MS): Disfungsi kandung kemih, termasuk sering buang air kecil, dapat terjadi pada setidaknya 80% pasien MS. Lesi MS dapat menghalangi atau mengganggu transmisi sinyal saraf yang mengontrol kandung kemih dan sphincter urin.

10. Sindrom kandung kemih terlalu aktif (OAB): Sering kencing sering menjadi masalah. Kontraksi kandung kemih yang tidak disengaja menyebabkan buang air kecil yang sering dan sering mendesak, bahkan jika kandung kemih tidak penuh.

11. Minum terlalu banyak: Mengkonsumsi lebih banyak cairan dari yang dibutuhkan tubuh dapat menyebabkan tubuh lebih sering buang air kecil.

12. Pemanis buatan, alkohol, kafein, dan makanan lain: Alkohol dan kafein dapat bertindak sebagai diuretik, yang dapat menyebabkan buang air kecil lebih sering. Minuman berkarbonasi, pemanis buatan (seperti Splenda atau Equal), dan buah jeruk diketahui mengiritasi kandung kemih, menyebabkan buang air kecil lebih sering.

13. Penyebab lain sering buang air kecil termasuk kecemasan, batu kandung kemih atau batu ginjal, striktur uretra (penyempitan uretra), paparan radiasi panggul (sebagai bagian dari perawatan kanker), divertikulitis, dan infeksi menular seksual (IMS).

 

>>> Klinik Apollo bagus atau tidak? <<<

Segera konsultasikan diri Anda pada dokter

Jika mengalami gejala diatas, Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo, Klinik Spesialis Penyakit Kulit Dan Kelamin. Klinik Apollo memiliki peralatan medis yang modern, dan lengkap dengan laboratorium. Pasien yang datang berobat ditangani langsung oleh dokter yang ahli dan berpengalaman dalam bidangnya. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyebab sering buang air kecil atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616. 


Joomla SEF URLs by Artio