Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

3 Penyebeb Kencing Berdarah

Apa itu darah urin (hematuria)?

Penyebab kencing berdarah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Hematuria atau darah dalam urin dapat berupa gross hematuria (terlihat kasat mata) dan mikroskopis (sel darah hanya terlihat melalui mikroskop). Hematuria dapat sangat bervariasi dalam penampilan, dari merah muda muda hingga merah tua dengan bekuan darah. Meskipun jumlah urin mungkin berbeda, jenis masalahnya bisa sama, dan memerlukan evaluasi yang sama.

 

>>> Bagaimana cara pengobatan kencing berdarah? [klik disini berkonsultasi] <<<

3 Penyebab kencing berdarah atau hematuria

Penyebab umum kencing berdarah meliputi:

  1. Infeksi kandung kemih atau ginjal
  2. Kandung kemih atau batu ginjal
  3. Penyakit ginjal tertentu, seperti peradangan pada sistem penyaringan ginjal (glomerulonefritis)

Apa penyebab darah dalam urin?

Penyebab hematuria gross dan mikroskopis adalah serupa dan dapat terjadi akibat perdarahan di mana saja di sepanjang saluran kemih. Seseorang tidak dapat dengan mudah membedakan antara darah yang berasal dari ginjal, ureter (tabung yang mengangkut urin dari ginjal ke kandung kemih), kandung kemih, atau uretra. Setiap tingkat darah dalam urin harus dievaluasi sepenuhnya oleh dokter, bahkan jika itu sembuh secara spontan.

Infeksi urin sering disebut infeksi saluran kemih atau ISK) yang berasal dari ginjal atau kandung kemih, adalah penyebab umum dari hematuria mikroskopis. Urin secara alami steril dan tidak mengandung bakteri. Ginjal dan batu kandung kemih dapat menyebabkan iritasi dan abrasi pada saluran kemih, yang mengarah ke hematuria mikroskopis atau kotor. Trauma yang mempengaruhi salah satu komponen saluran kemih atau prostat dapat menyebabkan urin berdarah. Hematuria juga dapat dikaitkan dengan penyakit ginjal (ginjal), serta gangguan hematologis yang melibatkan sistem pembekuan tubuh. Obat-obatan yang meningkatkan risiko pendarahan, juga dapat menyebabkan urin berdarah. Terakhir, kanker di mana saja di sepanjang saluran kemih dapat hadir dengan hematuria.

Jika Anda mengalami kencing berdarah, sangat disarankan untuk tidak menunda-nunda penanganan karena hal ini dapat menjadi suatu kondisi dimana Anda memerlukan pertolongan medis.

Baca juga: penyebab hematuria

Gejala lain Kemungkinan penyebabnya

Nyeri ketika kencing, perlu kencing sering, kencing bau atau berawan, suhu tinggi (demam), nyeri di samping atau infeksi saluran kemih bagian bawah punggung (ISK)

Rasa sakit yang sangat buruk di samping, punggung bawah atau pangkal paha yang datang dan pergi, tidak bisa berbaring, merasakan batu ginjal yang sakit

Pria yang lebih tua (umumnya berusia di atas 50-an) merasa sulit buang air kecil, perlu buang air kecil secara tiba-tiba dan sering, bangun untuk buang air kecil di tengah malam memperbesar prostat.

Mungkin bukan darah dalam urin Anda jika:

  • Anda baru saja makan-makanan yang bisa mengubah warna urine Anda menjadi merah muda
  • Anda sedang minum obat baru, beberapa obat bisa mengubah warna urine menjadi merah atau cokelat

Bagaimana darah dalam urin didiagnosis?

Evaluasi untuk darah dalam urin terdiri dari mengambil sampel urin, melakukan pemeriksaan fisik, mengevaluasi urin dengan strip tes kimia dan di bawah mikroskop, dan memperoleh kultur urin untuk mengidentifikasi adanya bakteri. Gejala saluran kemih yang lebih rendah, seperti urgensi (merasakan kebutuhan kuat untuk buang air kecil) dan frekuensi (perlu sering buang air kecil), serta rasa terbakar atau sakit saat buang air kecil, adanya demam atau kedinginan, menunjukkan infeksi. Trauma baru-baru ini, bahkan jika diyakini oleh pasien tidak penting, harus dianggap sebagai penyebab potensial. Nyeri perut atau panggul, terutama jika menjalar ke daerah inguinalis atau genital, mungkin menunjukkan batu ureter atau ginjal. Semua obat baru-baru ini, termasuk vitamin atau suplemen herbal, harus ditinjau dengan profesional kesehatan. Namun, penting untuk dicatat bahwa bahkan jika pasien telah minum obat yang berhubungan dengan perdarahan, pemeriksaan penuh (seperti yang tercantum di bawah) harus tetap dilakukan.

Pemeriksaan fisik akan fokus pada kemungkinan sumber hematuria. Memar di punggung atau perut dapat mengindikasikan trauma. Pemeriksaan colok dubur harus dilakukan, terutama pada pria, karena temuan konsisten dengan prostatitis (misalnya, nyeri pada palpasi prostat) atau pembesaran prostat yang menunjukkan benign prostatic hyperplasia (BPH), mungkin berguna dalam membuat diagnosis. Temuan nodul atau area indurasi (pengerasan) prostat dapat menjadi indikasi kanker. Urinalisis berulang, serta kultur urin, harus diperoleh. Kehadiran sel darah putih pada urinalisis lebih konsisten dengan infeksi saluran kemih. Protein, glukosa, atau sedimen dalam urin dapat mengindikasikan adanya penyakit ginjal. Tes darah juga penting, karena akan membantu dalam menilai fungsi ginjal dan mengidentifikasi segala kelainan pembekuan.

Selain riwayat dasar dan pemeriksaan fisik, ada tiga komponen tambahan untuk setiap pemeriksaan hematuria: sitologi urin, dan sistoskopi.

>>> Klinik Apollo bagus atau tidak? <<<

Jika mengalami gejala diatasi Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo

Konsultasikan pada Klinik Apollo, Spesalis Penyakit Kulit Dan Kelamin dengan biaya pengobatan terjangkau. Ditangani langsung oleh dokter yang berpengalaman dalam bidangnya, dan didukung dengan alat medis yang modern dan lengkap dengan laboratorium.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyebab kencing berdarah atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.


Joomla SEF URLs by Artio