Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

Kasus infeksi penyakit menular seksual gonore atau yang juga dikenal sebagai penyakit kencing nanah dilaporkan terus mengalami peningkatan. Laporan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan bahwa setiap tahunnya sekitar 80 juta orang di seluruh dunia terinfeksi penyakit yang sering ditularkan melalui hubungan seksual ini.

Gonore adalah penyakit yang ditandai dengan keluarnya cairan berwarna putih, kuning, krem, atau kehijauan dengan kata lain seperti nanah pada bukaan alat kelamin pria.

 

 

 

Kasus infeksi penyakit menular seksual gonore atau yang juga dikenal sebagai penyakit kencing nanah dilaporkan terus mengalami peningkatan. Laporan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan bahwa setiap tahunnya sekitar 80 juta orang di seluruh dunia terinfeksi penyakit yang sering ditularkan melalui hubungan seksual ini.

Gonore adalah penyakit yang ditandai dengan keluarnya cairan berwarna putih, kuning, krem, atau kehijauan dengan kata lain seperti nanah pada bukaan alat kelamin pria.

 

Apa saja gejala-gejala utama penyakit gonore pada pria?

1.      Keluarnya cairan berwarna dari ujung penis

 

Gejala ini merupakan gejala infeksi gonore yang paling umum dan paling sering muncul. Warna cairan yang keluar dari penis tidak konsisten atau bervariasi dan volumenya normal.

 

2.      Gatal pada bagian dan sekitar alat kelamin

 

Gonore akan memicu rasa gatal dan mempengaruhi rektum, sehingga keluar cairan nanah atau bahkan bercak darah. Beberapa gejala lain yang mungkin dialami akan disertai diare, dan rasa sakit saat buang air kecil.

 

3.      Pembengkakan pada kelenjar getah bening

 

Salah satu cara penularan gonore adalah hubungan seks yang berbentuk seks oral. Banyak orang mengalami radang di tenggorokannya setelah terinfeksi bakteri penyakit gonore, llau mereka merasakan sakit dan mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening.

 

4.      Nyeri dan bengkak pada bagian alat kelamin

 

Beberapa pria tidak menunjukkan gejala awal ketika terinfeksi gonore. Namun, apabila infeksi menyebar ke daerah sekitarnya, seperti skrotum dan testis, pria tersebut bisa langsung mengalami epididimis. Penderita akan merasakan nyeri pada pangkal paha dan membengkak.

 

 

Penyebab dan faktor yang meningkatkan risiko terinfeksi penyakit gonore

Penyebab utama dari penyakit gonore adalah infeksi bakteri yang penularannya melalui hubungan seksual yang tidak aman. Bakteri penyakit gonore sangat mudah untuk hidup dan berkembang melalui area yang hangat dan lembab di dalam tubuh.

Gonore pada pria paling umum ditemukan di kelamin, anus, saluran kencing, rongga mulut dan tenggorokan. Beberapa faktor yang akan meningkatkan seseorang terinfeksi penyakit gonore antara lain :

·         Melakukan hubungan seks yang tidak sehat

·         Melakukan hubungan seks tanpa pengaman (tidak menggunakan kondom)

·         Sering berganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual

·         Melakukan hubungan seksual dengan orang yang tidak diketahui kehidupan seksualnya

·         Tidak berkomunikasi dengan pasangan mengenai riwayat seksual masing-masing

 

Bagaimana diagnosa dan penanganan penyakit gonore?

Cara yang harus Anda lakukan untuk mengetahui apakah Anda terkena gonore adalah dengan memeriksakan diri dan berkonsultasi kepada dokter. Sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakan kondisi jika Anda atau pasangan menduga telah terjangkit gonore atau penyakit menular seksual lainnya.

Biasanya dokter akan menyarankan untuk menunggu hingga seperkan setelah berhubungan seks untuk dilakukan pemeriksaan. Meskipun begitu, pemeriksaan bisa saja dilakukan setelah beberapa hari Anda melakukan hubungan seksual.

 

Berbagai risiko dan bahaya komplikasi penyakit gonore seperti infeksi testis, atau penyakit radang pelvis dapat dikurangi dengan diagnosa yang lebih awal dan pengobatan medis yang segera. 

 


Joomla SEF URLs by Artio