Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

Salah satu masalah kesehatan yang kerap kali mengganggu wanita adalah keputihan. Keputihan pada wanita bisa terjadi secara fisiologis (normal) atau keputihan patologis (tidak normal).  Keputihan sebenarnya mempunyai fungsi yang baik untuk membersihkan vagina dari sel mati dan bakteri jika terjadi secara normal, namun pakar-pakar kesehatan berpendapat jika keputihan pada wanita terjadi secara tidak wajar ternyata dapat menjadi masalah bahkan hal berbahaya jika tidak ditangani dengan benar.

 

Ciri Keputihan Pada Wanita yang Normal

 

·         Warna

 

Warna keputihan normal akan transparan atau bening, putih jernih, dan terlihat kekuningan jika hampir mengering. Keputihan diluar warna ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kesehatan reproduksi Anda, seperti infeksi atau iritasi.

 

 

>>> Konsultasi Mengenai Ciri Keputihan, Klik Disini <<<

 

 

·         Bau

 

Keputihan normal tidak menimbulkan aroma yang mengganggu, hanya kadang-kadang samar seperti bau vagina pada umumnya. Jika keputihan tercium bau yang menyengat seperti bau amis atau busuk, hal ini menandakan keputihan Anda tidak normal.

 

·         Konsistensi dan tekstur

 

Keputihan normal memiliki tekstur yang bervariasi. Bentuknya bisa seperti pasta, atau lengket dan elastis. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi tubuh Anda saat itu, sedang dalam siklus menstruasi, stress, atau penyebab lain yang memicu pengeluaran keputihan. Namun tekstur keputihan normal tidak akan menggumpal atau berbusa.

 

·         Jumlah

 

Jumlah keputihan yang dikeluarkan oleh wanita bisa berbeda-beda tergantung kondisi yang sedang dialami. Biasanya wanita akan mengalami peningkatan jumlah keputihan saat memasuki masa subur atau ovulasi.

 

Ciri Keputihan Pada Wanita yang Berbahaya

 

Keputihan pada wanita yang terjadi secara patologis atau tidak normal bisa disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya karena infeksi jamur, bakteri penggunaan produk pembersih kewanitaan, atau penyakit menular seksual hingga kanker serviks. Berikut ciri keputihan pada wanita yang berbahaya menurut penyebabnya :

 

·         Vaginosis bakterialis

 

Vaginosis bakterialis adalah kondisi organ kewanitaan yang mengalami ketidakseimbangan bakteri. Jumlah bakteri jahat yang lebih banyak dari pada bakteri baik bisa menyebabkan infeksi yang berakibat keputihan tidak normal. Cirinya keputihan berwarna putih susu hingga abu-abu, kuning, bau amis, gatal, perih dan pembengkakan pada kemaluan.

 

·         Infeksi Jamur

 

Keputihan pada wanita yang disebabkan oleh infeksi jamur ciri-cirinya akan kental dan berwarna putih pucat, disertai gatal pada vagina, sakit di disekitar vulvam dan sakit saat berhubungan seksual.

 

·         Trikomoniasis

 

Trikomoniasis adalah jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit kecil bernama trichomonas vaginalis. Parasit ini akan membuat keputihan Anda menjadi berwarna kuning kehijauan, berbusa, dan berbau tidak sedap bahkan menyengat.

 

·         Gonore dan klamidia

 

Keputihan karena bakteri gonore atau klamidia biasanya akan berwarna hijau, disertai rasa sakit saat berhubungan seksual, perih dan sensasi panas pada vagina.

 

Mencegah Keputihan Tidak Normal

 

o   Menjaga kebersihan vagina

o   Menghindari produk pembersih vagina yang mengandung parfum dan bahan kimia

o   Membilas vagina dengan air dari depan ke belakang untuk menghindari berpindahnya bakteri dari anus ke vagina

o   Menggunakan kondom saat berhubungan seksual

 

Keputihan tidak normal dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tidak diobati dengan baik seperti penyakit radang panggul, infertilitas, dan kehamilan ektopik. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami gejala keputihan tidak normal, segeralah periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan berbagai tes laboratorium untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

>>> Konsultasi Gratis Mengatasi Keputihan, Klik Disini <<<


Joomla SEF URLs by Artio